FOKUS JATENG-BOYOLALI-Setelah melewati berbagai tahapan dan dinyatakan memenuhi syarat, para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) angkatan tahun 2018 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali berubah status menjadi PNS. Sejumlha 467 orang telah mengikuti pelatihan dasar (latsar) yang dilaksanakan di LPPKS Gondangrejo Karanganyar selama kurang lebih tujuh bulan pada tahun 2019 lalu.
Untuk saat ini, status PNS tersebut ditandai dengan pengambilan sumpah dan jandi serta penyerahan Surat Keputusan (SK) PNS kepada pegawai yang bersangkutan.
Hal tersebut dijelaskan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Kabupaten Boyolali, Agus Santoso saat penyerahan SK PNS Formasi Tahun 2018 Pemkab Boyolali, yang diselenggarakan di Pendopo Gede Boyolali, pada Selasa (25/2/2020).
“Dan hari ini dilaksanakan pengambilan sumpah janji sebagai PNS, ini jumlah ada 466 dan ditambah satu yang dulu guru yang belum diambil sumpahnya, jadi ada 467,” terang Agus.
Sebanyak 467 orang tersebut terdiri dari golongan II formasi umum sebanyak 87 orang, kemudian golongan II formasi K2 Bidan sejumlah 15 orang dan golongan III formasi umum total 331 orang. Kemudian golongan III formasi K2 guru ada 33 orang dan golongan III formasi guru yang belum diambil sumpah janjinya satu orang.
Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, M. Said Hidayat yang menyerahkan SK mengatakan bahwa dengan telah diterimanya SK tersebut, otomatis telah menjadi bagian dari keluarga besar Pemkab Boyolali. Wabup Said mengharapkan agar PNS yang baru dilantik mampu menunjukkan semangat kerja, loyalitas kerja, untuk membangun bersama memajukan Kabupaten Boyolali.
“Hadirkan semangat penuh totalitas dan pengabdian, ketika membangun dengan semangat kita Boyolali METAL, maksudnya melangkah bersama,menata bersama penuh totalitas, “jelas Wabup Said.
Salah satu CPNS Kabupaten Boyolali, Ika Fitriana mengaku senang akhirnya menerima SK. Salah satu tenaga pengajar ini mengampu di SDN 1 Kacangan; Kecamatan Andong sejak mulai pendaftaran hingga penyusunan berkas untuk mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP).
“Tidak ada kendala, semua lancar hingga hari ini,” jelas warga asli Kabupaten Grobogan ini.
Sebagai informasi dari data Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Kabupaten Boyolali, setiap tahunnya Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Boyolali yang memasuki purna tugas kurang lebih 450 pegawai dan yang masuk menjadi PNS untuk tahun 2018/2019 ada 446 PNS, tahun 2019/2020 499 PNS. Pemkab Boyolali masih membutukan kurang lebih seribu PNS untuk mengisi kekosongan di beberapa instansi khususnya sektor pendidikan dan kesehatan.