FOKUSJATENG – BOYOLALI – Kabar menggembirakan datang dari Boyolali. Seorang pasien terkonfirmasi positif corona virus diseases (Covid-19) yang hendak menjalani persalinan dilaporkan sembuh. Hal itu diketahui setelah tim dokter berhasil membantu persalinan tersebut sehingga baik ibu maupun bayinya selamat. Sang bayi dipastikan negatif Covid 19. Setelah menjalani perawatan beberapa hari, DS dan bayinya diizinkan pulang.
“Sudah pulang karena sudah dinyatakan sembuh,” kata Kepala Dinkes Boyolali, Ratri S Survivalina dalam pertemuan dengan wartawan, Jumat (8/5/2020).
Penangung Jawab RSD Covid 19 Boyolali, Nugroho,menambahkan pasien dengan identitas 006 berinisial DS (37) asal kecamatan Nogosari pada 23 April lalu dilaporkan hendak menjalani proses melahirkan dengan cara caesar. Namun ketika akan dilakukannya tindakan operasi, pasien 006 tersebut terus mengalami batuk batuk. Selanjutnya tim medis melakukan test swab yang sedianya sebagai tindakan antisipasi.
“Sehingga agar tidak kecolongan, tim medis melakukan tes swab untuk mendeteksi, dan hasilnya positif covid 19,” kata Nugroho.
Atas temuan itu, selanjutnya pasien 006 di di rujuk ke lini pertama penanganan covid-19 di kawasan Solo, menurut Nugroho, setelah dilakukannya persalinan secara Caesar, tim dokter juga telah melakuan tes swab atau nasofaring sebanyak dua kali, terhadap pasien 006 dan sejumlah kontak terdekatnya.
“Hasilnya Ny DS, sembuh bahkan bayi dan suaminya dinyatakan negative. Dengan demikian tadi malam (7/5) tim Puskesmas Nogosari melakukan penjemputan dan saat ini yang bersangkutan sudah berada di rumah,” ujar Nugroho.
Kendati telah diizinkan pulang, Nugroho menandaskan yang bersangkutan tetap melakukan isolasi mandiri dirumahnya selama 14 hari.
Pihaknya juga mencatat hingga kini ada 21 pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, Sembilan diantaranya dinyatakan negatif Covid 19. Kemudian enam orang masih menunggu hasil laboratorium.
“Kalau saat ini jumlah pasien di RSD Covid 19 Boyolali sebanyak 5 orang, 4 diantaranya merupakan cluster gowa dan satu dari cluster Juwangi,” pungkasnya.