FOKUS JATENG-BOYOLALI-Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur lereng Merapi, tepatnya kawasan tikungan Irung Petruk, Jalan Solo- Selo- Borobudur di Dukuh Kadipiro, Desa Genting, Kecamatan Cepogo,. Jumat (13/11/2020) sekitar pukul 09.30 WIB. Sebuah mobil SUV Ford Everest dari arah Selo menuju Boyolali hingga akhirnya terjungkal masuk jurang sedalam 50 meter.
Seorang saksi mata, Yuni (27) pemilik salah satu warung di Irung Petruk juga mengaku sangat kaget. Dia awalnya hanya mengetahui sebuah mbil berhenti tak jauh dari tikungan irung petruk, sejenak kemudian mobil itu bergerak maju perlahan. Dia mengira mobil itu bergerak karena ada sopirnya. Namun anehnya, mobil tetap melaju lurus di tikungan hingga masuk jurang.
“Ternyata mobil berjalan sendiri nggelondor,” ujarnya.
Belakangan diketahui, mobil SUV Ford Everest Nopol B-2081-STQ tersebut milik Aris Sutikno (40) warga Dukuh/Desa Seboto, Kecamatan Ampel. Pada saat kejadian mobil diparkir dalam kondisi kosong. Pemilik bersama keluarganya sudah keluar dari mobil dan beristirahat di warung makan di kawasan Irung Petruk. Hingga siang hari, mobil seharga Rp 150 juta itu masih terjepit menyangkut di dasar jurang. Kejadian itupun sudah ditangani jajaran Satlantas Polres Boyolali.
Ditemui di lokasi kejadian, Aris Sutikno tidak menyangka mobilnya bakal meluncur hingga terjungkal ke dasar jurang. Dijelaskan, pagi itu, dia dan keluarganya baru pulang piknik di kawasan wisata di Kecamatan Selo.
Sesampai di tikungan Irung Petruk, ternyata mobil mengalami masalah. Dia mengaku mencium bau kampas rem roda depan terbakar. Diapun menghentikan mobil di pinggir jalan dalam keadaan gigi transmisi otomatis di posisi R dan handrem ditarik.
Sembari menunggu petugas bengkel, mobil ditinggal ke warung makan di kawasan taman Irung Petruk. Selang dua jam kemudian, dia dan keluarganya kembali, namun mobilnya sudah tidak ada. Dia pun berusaha mencari dan bertanya kepada warga di sana.
“Ternyata beberapa orang mengatakan kalau mobil sudah menyangkut di dasar jurang sedalam lebih kurang 50 meter,” katanya sembari mengaku masih beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.