4000 Pedagang Pasar Tradisional di Wilayah Boyolali Jalani Vaksinasi

Bupati Boyolali M Said Hidayat memantau langsung pelaksanaan vaksinasi di Pasar Cepogo. (Yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Sedikitnya 4000 pedagang pasar tradisional di wilayah Boyolali menerima serbuan vaksin sinovac dosis pertama. Sebanyak 4.100 vaksin ini pada Kamis (29/7/2021) diberikan pada pedagang di 10 pasar tradisional.

“Hari ini, ada 1.000 dosis vaksin diberikan untuk pedagang Pasar Tradisional dan Pasar Sayur Cepogo. Vaksinasi tahap 2 baru akan dilakulam 25 Agustus mendatang,” kata Bupati Boyolali, M. Said Hidayat memantau langsung kegiatan vaksinasi di Pasar Cepogo, pada Kamis (29/7/2021).

Dijelaskan, pihaknya bekerjasama dengan TNI/Polri dalam ketersediaan vaksin. Sebanyak 4.100 pedagang di 10 pasar mendapatkan vaksin tahap pertama. Khusus di Pasar Cepogo mendapatnya 1.000 vaksin dengan rincian 600 pedagang pasar tradisional dan 400 pedagang pasar sayur.

“Kami kebut vaksinasi pedagang, untuk mendukung program Minggu di rumah saja. Maka vaksinasi untuk total 14.606 pedagang pasar kami prioritaskan. Saat ini 4.100 pedagang di 10 pasar serta pedagang pasar Boyolali Kota dan Sungginggan sudah dapat vaksin, selanjutnya, pedagang pasar lainnya akan kami vaksin bertahap,” kata Said.

Bupati berharap, vaksinasi ini membantu peningkatan imunitas pedagang. Dengan begitu, perekonomian akan jalan. Apalagi pasar tradisional merupakan tempat vital yang menyuplai sayur dan buah.

Salah satu pedagang mainan di Pasar Cepogo, Sri Patitis mengaku lebih tenang dan merasa aman setelah mendapat vaksin. Sebelum mendapat vaksin dia sempat khawatir, karena setiap hari harus bersinggungan dengan banyak orang. Sekarang, dia merasa lebih aman untuk berdagang.

” Sekarang rasanya sudah plong, tidak was was lagi jika melayani pembeli maupun bersinggungan dengan banyak orang, Semoga setelah ini imunnya bertambah, dan pasar semakin ramai,” pungkasnya.