Seno Samodro Luncurkan Video Klip Lagu “Sst Betis Idah”

Bupati Boyolali Seno Samodro. (Yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUSJATENGTV – BOYOLALI- Lewat video klip mantan Bupati Boyolali, Seno Samodro tetap menunjukkan kepeduliannya terhadap kemajuan Boyolali. Video klip lagu tersebut sudah dirilis di kanal youtube Seno Samodro sejak Senin (30/8/2021).

‘Sst si Betis Indah’ judul lagunya. Lagu ini pernah dipopulerkan Ade Manuhutu tahun 1977 tersebut diaransemen ulang dan dinyanyikan bersama grup band Moccacino.

“Awalmula niat mengcover lagu ini, karena kenangan masa muda di era 70an. Mengisi waktu dalam pandemi ini saya ajak beberapa rekan untuk mengisi waktu dengan kegiatan-kegiatan positif, yaitu seni musik. ya untuk menaikan imun. Semoga lagu dan video ini menghibur, kita semua di beri kesehatan serta usia yang penuh manfaat dan kebahagiaan,” kata Seno Samodro.

Ia menambahkan, “Lagu cover “Sst Betis Indah” ini saya bersama rekan-rekan mengemas kembali sebagai bentuk apresiasi karya lagu dari Ade Manuhutu, yangg sudah menemani perjalanan hidup kami saat muda hingga tetap muda sampai saat ini”.

Seno mengaku sengaja memilih lagu tersebut, baginya lagu tersebut memiliki kenangan tersendiri. Kejadiannya saat dirinya kuliah dan sering ke perpustakaan. Disana, dirinya sempat melihat ada mahasiwi berbetis indah dan wajahnya cantik.

“ Lagu ini ngetop saat saya SMP, tapi kejadian yang saya alami  ya saat saya kuliah. Saya sempat lihat gadis cantik saat di perpustakaan. Tapi gak sempat kenalan, ya tidak tahu namanya. Ya, saya jadi termotivasi lagu itu,”  ujarnya.

Mantan Bupati  yang sempat memimpin Boyolali selama 15 tahun ini, menuturkan repotnya menjalani rekaman. Ia menjelaskan, proses rekaman membutuhkan waktu satu bulan. Demikian juga proses shoting video klipnya, juga dilakukan selama sebulan.

“Ini baru pertama rekaman. Tapi seneng lihat hasilnya, puas. Anak- anak milenial di grup Moccacino juga luar biasa,” katanya.

Kendati demikian, Seno membantah dirinya ingin terkenal lewat video klip. Karena total dia hanya tanpil di video klip selama 11 detik. Termasuk adegan di bawah shower.

“Kalau shoting video klip itu sempat nyebelin, ada kekurangan harus diulangi hingga sempurna,”  ujarnya.

Lewat video klip sekaligus Seno Samodro ingin terus membranding nama Boyolali. Sehingga lokasi shoting pun diambilkan di sejumlah ikon Boyolali, simpang lima siaga, patung susu, patung tiga menara dan kawasan alun- alun lor.

“Masyarakat biar tahu. Ini bukan Paris, ini adalah Boyolali,” katanya.

Seno menambahkan dirinya tak akan berhenti mengangkat ikon Boyolali, bahkan ke depan dirinya sudah menyiapkan beberapa lagu lagi untuk mempopulerkan nama Boyolali.

“Ya, tentu akan berlanjut. Saat ini saya siapkan dua buah lagu. Satu dari Koes Plus dan satu dari Ebiet G Ade. Saat ini masih tahap diskusi,” katanya.