Kronologi Lengkap AHHA PS Ki Pati FC Batalkan Latihan di Karanganyar

FOKUSJATENG – KARANGANYAR – Situasi tidak mengenakkan dialami tim AHHA PS Pati FC yang tengah berlatih di lapangan Suluhkalang, Jaten, Karanganyar, Jumat 1 Oktober 2021 sore tadi. Mereka didatangi puluhan fans tim Persika Karanganyar.

Kedatangan para penggemar Persika Karangayar diduga lantaran kecewa menyusul batalnya laga ujicoba antara tim kesayangan mereka dengan tim milik Atta Halilintar yang seharusnya digelar Jumat 1 Oktober 2021 di lapangan RM Said, Karanganyar.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, awalnya tim AHHA PS Pati FC dengan menggunakan kostum berwarna kuning, sekira pukul 15.47 WIB tengah berlatih dilapangan Suruhkalang.

Saat mereka tengah berlatih, sekira pukul 15.51 WIB datang Satpol PP Karanganyar ke tempat dimana tim AHHA PS Pati FC tengah berlatih.

Kepada manajer tim AHHA PS Pati FC, Satpol PP menanyakan ijin latihan dari Kepolisian apakah sudah mereka kantongi atau belum.

Pasalnya, saat ini status PPKM Level di Kabupaten Karanganyar masih level 3. Sehingga dikhawatirkan dengan kehadiran tim AHHA PS Pati FC mengundang massa berkumpul.

Saat Satpol PP tengah bernegosiasi, sekira pukul 16.00 WIB, datanglah puluhan penggemar ke lapangan Suruhkalang.

Mereka berteriak-teriak meminta pada tim sepakbola AHHA PS Pati FC untuk segera meninggalkan lapangan.

Para penggemar ini mengaku kecewa dengan tim milik suami Aurel Hermansyah.

Pasalnya, setelah tim AHHA PS Pati FC memutuskan membatalkan ujicoba dengan Persika Karanganyar, tim AHHA PS Pati FC justru lebih memilih mengelar latih tanding dengan salah satu tim dari Sukoharjo.

“Kami meminta pada semua tim AHHA PS Pati untuk segera pergi dari lapangan ini. Kalau tidak berani melawan Persika, jangan pakai lapangan ini, silahkan pergi,”teriak salah satu penggemar Persika.

Tak hanya berteriak dari luar lapangan, para penggemar inipun mulai masuk kedalam lapangan. Mereka bermaksud mendatangi para pemain AHHA PS Pati FC.

Melihat kehadiran para penggemar Persika, tim manajemen AHHA PS Pati FC meminta para pemain untuk berhenti.

Untungnya, anggota Satpol PP dibantu warga sekitar menahan para penggemar untuk tidak mendekat pada para pemain AHHA PS Pati.

Mereka pun mengamankan para pemain AHHA PS Pati FC untuk meninggalkan lapangan Suruhkalang. Satu persatu para pemain, dengan dikawal anggota Satpol PP dan warga, keluar dari lapangan menuju ke bus official AHHA PS Pati FC.

Manager AHHA PS Pati FC Doni Setiabudi mengaku tidak tahu mengapa mereka diminta oleh para penggemar Persika Karanganyar untuk segera meninggalkan lapangan dimana mereka berlatih.

Menurut pria yang akrab disapa Jalu ini, mereka hanya sekedar mencari tempat untuk berlatih. Karena Pansel Liga 2, tidak menyediakan tempat untuk berlatih.

“Saya tidak tahu kenapa (para penggemar Persika mengusir) ya. Kami hanya mencari tempat untuk berlatih. Karena pihak Pansel tidak menyediakan tempat untuk berlatih. Jadi kami mencari temoat berlatih sendiri,” papar Jalu, Jumat 1 Oktober 2021.

Ia menambahkan, pihaknya memang memiliki salah satu staf untuk selalu mencari tempat agar tim AHHA PS Pati FC bisa berlatih selama mereka mengikuti kompetisi Liga 2. Dan pada akhirnya mereka mendapatkan tempat berlatih di Lapangan Suruhkalang.

Bahkan, saat ditanya Satpol PP, pihaknya menjelaskan telah mendapatkan ijin untuk menggunakan lapangan dari pihak Desa.

“Kebetulan kami memiliki staf yang selalu mencari tempat bagi kami untuk berlatih. Dan akhirnya kami mendapatkan tempat berlatih disini. Dan kami pun telah mendapatkan ijin untuk menggunakan lapangan ini,” terangnya.

Menyangkut tidak jadinya laga ujicoba dengan Persika Karanganyar sehingga menimbulkan kemarahan dari para pencinta klub yang bermarkas di Karanganyar ini, Jalu menerangkan mengapa laga antara AHHA PS Pati FC dan Persika Karangayar tidak jadi digelar.

Menurut Jalu, pihaknya memang mencari patner tanding untuk tim AHHA PS Pati FC. Dan awalnya, pihaknya akan berlatih melawan tim Liga 3, Persika Karanganyar.

Namun, latih tanding itu tidak jadi digelar menyusul rencana itu telah menyebar di berbagai Medsos, seperti di Instagram, Facebook, dan Twitter. Sehingga di khawatirkan menimbulkan kerumunan.

“Menyesalkan atau tidak saya sendiri tidak tahu. Yang jelas kami membatalkan rencana tersebut dikarenakan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Soalnya rencana itu sudah menyebar di Medsos dan kami khawatir itu,” pungkasnya.

Sementara itu

Ketua Persika Karanganyar Prihanto secara tegas mengatakan apa yang dilakukan para penggemar Persika, datang dan meminta para pemain AHHA PS Pati yang tengah berlatih, untuk segera meninggalkan lapangan Suruhkalang, Jaten, Karanganyar itu, tidak ada hubungannya dengan manajemen dari Persika.

Pasalnya, meski mereka itu para penggemar dari Persika, tapi mereka bukan bagian dari Manajemen Persika Karanganyar. Prihanto justru menyesalkan kejadian itu terjadi. Karena kejadian itu bisa merugikan Persika Karanganyar.

Untuk itu, Prihanto meminta agar kejadian dilapangan Suruhkalang tidak terulang lagi. Pasalnya, bila terulang lagi, sulit bagi Persika untuk mendapatkan ijin.

“Penggemar itu diluar Manajemen Persika. Justru itu bisa merugikan Persika bila terulang lagi. Karena itu, saya meminta agar kejadian di Suruhkalang tidak terulang. Kalau terulang lagi, yang dirugikan Persika. Nanti pada saat laga kandang bisa tidak diijinkan,” papar Prihanto saat dikonfirmasi,  Jumat 1 Oktober 2021.

Terlepas dari semua itu, ungkap Prihanto, kejadian yang terjadi di Suruhkalang merupakan bagian dari proses pendewasaan semua penggemar atau suporter pencinta suporter Persika.

Yang sudah merindukan kehadiran Persika Karanganyar dipentas Liga. Apalagi Persika Karanganyar sudah cukup lama vakum dari semua kompetisi sepakbola.

“Yang terpenting itu tidak ada tindak anarkis. Kejadian di Suruhkalang merupakan proses pendewasaan diri dari semua penggemar atau suporter pencinta Persika. Terpenting jangan sampai terulang lagi. Nanti yang dirugikan Persika Karanganyar,” pungkasnya.

Ini video lengkapnya!!!!