FOKUS JATENG-BOYOLALI-Sekelompok anak bermain di tengah Tol Boyolali ruas Semarang-Solo Km 480. Tindakan empat anak itu cukup membahayakan, disinyalir hendak merekam fenomena truk oleng di ruas jalan A, mereka nekat menerobos pagar pembatas disisi jalan yang rusak. Kejadian adanya anak-anak yang bermain di Tol Boyolali itu pun sempat viral di media sosial.
Aksi keempat anak itu pun langsung ditindaklanjuti oleh petugas dari PT Trans Marga Jateng (TMJ) selaku pengelola tol Semarang-Solo bersama Satlantas Polres Boyolali. Mereka mendatangi lokasi di Km 480 wilayah Desa Mudal, Kecamatan Boyolali Kota.
“Kami mewakili pengelola ruas tol Semarang-Solo, saya mohon maaf atas kejadian yang viral kemarin. Ini di luar dugaan. Sekali lagi kami mohon maaf kami kecolongan. Bisa dilihat itu (Pagar pembatas,red) dirusak. Akan segera kami perbaiki. Kami juga menyayangkan kejadian ini. Apalagi ada fenomena truk oleng ini, yang mulanya di luar jalan tol, sekarang masuk ke dalam,,” kata Manajer Operation and Maintenance PT TMJ, Fatahillah, ditemui saat mengecek lokasi sekelompok anak-anak bermain di tengah tol, Jumat (8/10/2021).
Tindakan empat anak itu sangat membahayakan, tidak hanya terhadap keselamatan mereka namun juga pengguna tol, menurut Fatahillah, pihaknya segera menindaklanjuti video yang viral itu. Pagar kawat berduri yang rusak tersebut akan segera diperbaiki hari ini juga.
“Kita akan perbaiki hari ini,” ujar Fatahillah.
Pagar berduri yang rusak panjangnya sekitar 2-3 meter dari satu tiang ke tiang berikutnya. Kawat berdurinya terlihat mengumpul di satu sisi. Dua tiang pagar kawat berduri terlihat ambruk.
“Ini sepertinya sengaja dirusak,” imbuhnya. Hanya saja, siapa yang merusak pagar jalan tol itu, belum diketahui.
Untuk itu, pihaknya akan mendatangkan tim maintenance untuk mengecek guna perbaikan pagar pembatas yang rusak tersebut. Jika diperlukan pagar beton akan dipasang disisi luar ruas jalan tol. Pengamanan ini dengan menambah satu lapis pengaman menggunakan panel beton seluas 21 meter. Guna menghindari potensi warga yang menyebrang di jalan tol.
“Ruas tol Semarang-Solo ini sepanjang 72,6 meter. Kami lakukan pengamanan dari tim patroli diantaranya dari tim rescue, ambulans, PJR (Patroli Jalan Raya,red) juga petugas tol. Sesuai SOP, patroli keamanan berputar tiap 30 menit dititik yang sama,” katanya.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Boyolali, AKP Yuli Anggraeni menduga, anak-anak yang bermain di jalan tol tersebut ingin membuat konten video truk oleng. Padahal aksi tersebut membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan. Anak-anak tersebut masuk ke tol dari pagar berduri di bawah jembatan overpass yang rusak.
“Kami cek ke lokasi tersebut. Ternyata anak-anak tersebut masuk ke jalam tol melalui celah yang ada dipinggir jalan. Anak-anak tersebut menyebrang di ruas jalan A dan B. Kami mengimbau pada masyarakat yang tinggal di sekitar, jangan menyebrang atau beraktivitas di ruas jalan tol. Karena berbahaya,” pungkasnya.
Viral! Anak-Anak Bermain Di Ruas Jalan Tol

Video yang memperlihatkan sekelompok anak berada di ruas jalan tol Boyolali-Semarang viral di media sosial (/Fokusjateng.com)