Peduli Semeru, IOF Pengcab Boyolali Kirim Tim Rescuer Ke Lumajang

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Peduli bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jatim terus meluas. Termasuk Pemkab Boyolali yang mengirimkan bantuan logistikuntuk para korban erupsi, Selasa (7/12/2021) petang.
Bantuan diangkut dengan tiga truk. Bantuan tersebut berupa beras, perlengkapan bayi, mi instan, kasur dan juga masker. Bantuan langsung diberangkatkan dari kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
“Kami berharap bantuan bisa meringankan beban saudara- saudara kita yang tertmpa musib bencana erupsi Gunung Semeru,” ujar Kalakhar BPBD Boyolali, Widodo Munir, saat ditemui wartawan di sela persiapan pemberangkatan bantuan di halaman kantor BPBD Boyolali, Selasa (7/12/2021).
Dijelaskan, bantuan tersebut merupakan donatur dari semua pihak terkait. Seperti bantuan beras 10 ton merupakan bantuan dari Lazis NU, Basnaz dan BUMD. Juga ada bantuan masker non medis 103.845 lembar, matras atau kasur 50 buah, Pampers bayi 1.440, peralatan mandi 40 paket.
Pemkab Boyolali juga mengirimkan satu unit mobil tangki air bersih termasuk operatornya. Para petugas dan relawan akan berada di Lumajang selama satu minggu untuk membantu pemulihan paska bencana tersebut.
Selain bantuan logistik, sebanyak 15 rescuer atau penyelamat juga diberangkatkan, untuk membantu penanganan pascabencana erupsi Gunung Semeru.
Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, Kurniawan Fajar Prasetyo, mengatakan personel ini terdiri atas personel tim reaksi cepat (TRC) dan sukarelawan.
“Para rescuer ini akan stay di sana selama tujuh hari ke depan. Kami stay di kantor BPBD Lumajang untuk koordinasi lebih lanjut,” kata Kurniawan.
Selain rescuer, sebuah ambulans milik Indonesian Off-Road Federation (IOF) Boyolali juga dikirimkan ke Lumajang. Bantuan ini akan diberangkatkan dari kantor BPBD pada Selasa malam pukul 19.00 WIB.
“Ini merupakan misi kemanusiaan. Kami akan BKO (bawah kendali operasi) Lumajang. Apapun dari sana, kami siap,” ujar dia.
Ketua IOF Pengcab Boyolali, Sapta Sembada, menambahkan pihaknya mengirimkan satu unit ambulans dan personel ke Lumajang. Mereka akan berada di Lumajang selama tujuh hari depan sama dengan personel dari BPBD lainnya. Apabila diperlukan, tidak menutup kemungkinan ada perpanjangan.
“Ini wujud kepedulian kami untuk membantu saudara kita di Lumajang. Semoga ini bisa meringankan beban mereka dan mempercepat proses pemulihan pascabencana erupsi Gunung Semeru,” pungkasnya.