Binda Jateng Blusukan Gelar Vaksin di 6 Kabupaten

binda

Binda Jateng melaksanaan vaksinasi, dengan harapan kekebalan komunal segera terbentuk dan Pandemi Covid-19 dapat dikendalikan (/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI –Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah, Senin (20/12/2012), kembali menyelenggarakan vaksinasi massal untuk masyarakat secara door to door di 6 Kabupaten meliputi Kab Pekalongan, Tegal, Batang, Boyolali, Kebumen dan Blora dengan target sebanyak 9.000 dosis.
Menurut Kabinda Jateng Brigjen TNI Sondi Siswanto, dalam rilisnya menyebut ada 8 titik sentra pelaksanaan vaksinasi yang didirikan Binda Jateng di 6 Kabupaten tersebut. Di Pekalongan, vaksinasi diselenggarakan di 2 lokasi yaitu di Desa Jrebengkembang, Kecamatan Karangdadap dan Desa Pakumbulan, Kecamatan Buaran. Di Tegal dilaksanakan di SMP NU Cintamanik Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Batang dilaksanakan di dua lokasi yaitu Desa Kalisalak Kecamatan Limpung dan Kelurahan Kasepuhan Batang.
“Sedangkan di Boyolali diselenggarakan di Desa Samiran Kecanatab Selo. Kabupaten Kebumen digelar di Desa Kutosari/ Kebumen dan untuk Blora dilaksanakan di Desa Blungun Kecamatan Jepon,” katanya.
Provinsi Jawa Tengah per 19 Desember 2021 (https://vaksin.kemkes.go.id/) diketahui bahwa capaian vaksinasi tahap 1 mencapai 75,32% dengan total penduduk yang telah divaksin sebanyak 21.637.476 jiwa dari target 28.727.805 jiwa. Dari data tersebut, masih terdapat sebanyak 7.090.329 jiwa penduduk jawa tengah yang belum divaksin/ belum melaksanakan vaksin. Konsep door to door / jemput bola masih menjadi strategi Binda Jateng dalam mengejar capaian vaksinasi kami tiap pelaksanaan vaksin. Hal ini karena banyak warga yang selama ini belum vaksin memang memiliki kendala dalam menjangkau lokasi sentra-sentra vaksin.
“Dengan mendekatkan pelayanan vaksinasi hingga tingkat desa bahkan mendatangi rumah warga kami yakin semakin banyak warga yang tervaksin dan terbantu mendapatkan vaksin,” ujarnya.
Dijelaskan, sesuai arahan Kepala BIN, Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan bahwa vaksinasi perlu digencarkan jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, dalam rangka mendukung program pemerintah dalam percepatan herd immunity atau kekebalan komunal. Binda Jateng sesuai instruksi pimpinan, melaksanaan vaksinasi, dengan harapan kekebalan komunal segera terbentuk dan Pandemi Covid-19 dapat dikendalikan, terlebih saat ini varian omicron telah terkonfirmasi masuk di Indonesia.
“Masyarakat hendaknya tidak panik, dan tetap menegakan protokol kesehatan secara ketat, dan melaksanakan vaksinasi, karena vaksinasi terbukti dapat mengurangi resiko gejala berat pada penderita covid sehingga dapat mencegah kondisi fatal,” ujarnya.