FOKUS JATENG-BOYOLALI-Gas LPG atau LPG sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Namun tidak di Dukuh Bantulan Rt 5 Rw 1, Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono, Boyolali. Berapapun kenaikan harga elpiji, warga tidak mempermasalahkan.
Salah satunya, Mardiyanto (49) pengrajin tahu ini sudah lama tidak bergantung pada kayu bakar, minyak tanah maupun elpiji.
Mardiyanto menggunakan biogas yang ia dapatkan dari limbah cair pembuatan tahu, untuk menyalakan tungku. Komponen jarigan biogas berada di kebun belakang rumahnya. Tepatnya di samping tempat usaha pembuatan tahu. Limbah cair yang dihasilkan langsung masuk dalam digester atau sumur penampungan. Disitulah terjadi proses anaerob menghasilkan gas metan.
Gas lalu disalurkan ke dapur untuk memasak. Jaringan cukup sederhana, hanya menggunakan pipa paralon. Bahkan, tak hanya dirinya saja yang menikmati biogas tersebut. Biogas juga disalurkan ke sejumlah rumah tetangga.
“Ada 10 rumah yang turut menikmati biogas untuk memasak,” kata Mardiyanto, pada Jumat (18/3/2022).
Sehingga dia dan 9 tetangganya tak terpengaruh dengan kenaikan harga gas elpiji tersebut. “Bisa memasak sepuasnya tanpa takut kehabisan gas. Saya juga punya satu tabung gas, hanya sekedar untuk persediaan saja. Tapi gak pernah kepakai.”
Dengan adanya biogas tersebut, papar Mardiyanto, juga menghemat biaya produksi usaha tahu yang digeluti. Sebab, dia harus menyiapkan air minum serta makanan untuk para pekerjanya. “Jika menggunakan gas elpiji, tentu boros. Tapi dengan biogas ini, tak perlu beli elpiji. Bisa irit,” ujar Mardiyanto.
Mardiyanto menjelaskan, jaringan biogas di rumahnya merupakan proyek bantuan UGM dan Pemkab Boyolali. Namun, dirinya menerima langsung jadi jaringan yang dibangun. “Saya terima jadi dan tinggal pakai saja.”
Mardiyanto menambahkan sisa limbah yang keluar dari komponen biogas, langsung dibuang ke sungai di belakang rumahnya, menggunakan jaringan pipa.
“Limbah cair dari biogas ini tak masalah. Bisa dibuang langsung ke sungai,” ujar Mardiyanto.
Tak Perlu Lagi Beli Elpiji, Perajin Tahu Ini Manfaatkan Ini ‘Gas’ Gratis
