Pekerja Konveksi Dibegal di Jalur SSB, Pelaku Masih Buron

Korban Begal : Siswadi hanya terbaring ditempat tidur. Sesekali dia memegangi pinggang sembari merintih nyeri. (yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI- Tindak kriminal terjadi di jalur Solo-Selo- Borobudur (SSB), baru-baru ini seorang karyawan sebuah konveksi menjadi korban kawanan begal. Korban ditemukan sejumlah pengguna jalan dalam kondisi memprihatinkan dan dilarikan di Klinik Kesehatan terdekat.
Kapolsek Cepogo, AKP Agung Setiawan membenarkan adanya pencurian dengan kekerasan di Jalan Raya Boyolali-Magelang tepatnya di Dukuh Pule, Jelok, Cepogo. Pelaku yang diduga dua orang ini memepet korban yang bernama Siswadi ( 37) warga Dusun Panderejo, Desa Paras, Cepogo. Saat kejadian pekerja konveksi di daerah Dawar, Mojosongo ini sedang berjalan dari arah timur ke barat. Kemudian pelaku menendang sepeda motor hingga menyebabkan korban jatuh. Pelaku langsung mengambil uang yang ada di dompet korban.
“Pelaku diduga dua orang dan berboncengan. Kejadiannya sekitar pukul 18.30. Yang hilang uang senilai Rp 1,8 juta. Setelah dapat info kejadian tersebut, Kapolsek beserta anggota langsung olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengecek kondisi korban. Sampai saat ini anggota masih melakukan pengejaran,” kata Kapolsek.
Diakuinya, lokasi kejadian cukup jauh dari pemukiman dan tidak ada closed circuit television (CCTV). Meski ada satu saksi, Subuh Sukomo yang melintas di belakang korban tapi jaraknya agak jauh. Karena kondisi gelap dan gerimis, saksi terkejut karena ada sepeda motor korban ambruk di tengah jalan. Sehingga saksi menabrak sepeda motor korban terjatuh. Dan mengalami luka-luka pada tangan dan bibir.
DItemui terpisah, Siswadi menuturkan usai menerima gaji selama dua minggu terakhir, dia bergegas pulang ke rumahnya. Siswadi melewati jalan SSB dari arah timur ke barat. Sekitar pukul 18.30 ada dua orang yang berboncengan yang memepet motornya. Awalnya dia menduga sepeda motor tidak dikenal tersebut ingin menyalip.
“Saya tidak berprasangka, karena jalanan gerimis dan sepi. Lalu sampai di lokasi saya dipepet dan motor saya ditendang. Saya langsung jatuh tersungkur kekanan. Posisi saya sudah antara sadar dan tidak. Tapi saya tahu kalau celana saya dirogoh-rogoh,” tutur Siswadi saat ditemui di pembaringan rumahnya, Kamis 21 April 2022.
Uang gajinya senilai Rp 1,8 juta didompetnya raib. Sedangkan ponselnya masih berada disaku depan celananya tak diambil. Siswadi mengaku hanya bisa terkapar tanpa daya. Dalam kondisi gelap dan hujann itu, mendadak ada sepeda motor melaju dari arah timur yang dikendarai Subuh Sukomo warga Magelang, yang melaju di belakang korban tak sempat menghindar. Motor Subuh menabrak sepeda motor korban. Akibatnya, Sukomo pun terjatuh dan mengalami luka-luka ringan. Keduanya kemudian ditolong sejumlah pengendara lain dan dibawa di Klinik Kesehatan terdekat.
Sedangkan sepeda motor honda Supra fit dengan nopol AD 2542 SD milik Siswadi mengalami rusak cukup parah.Kini, sepeda motor tersebut hanya diletakan di rumah korban.
Sedangkan Siswadi mengalami lecet-lecet di kaki dan tangan. Serta mengalami luka dibagian pinggang. Setelah diantar oleh saudaranya pulang dan menjalani rawat jalan, kini Siswadi hanya terbaring ditempat tidur. Sesekali dia memegangi pinggang sembari merintih nyeri.