FOKUS JATENG-BOYOLALI- Pemkab Boyolali menggelar kegiatan peningkatan kapasitas pencegahan kebakaran, diikuti sebanyak 100 anggota perlindungan masyarakat (linmas) inti perwakilan dari 22 Kecamatan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Boyolali, Sunarno sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas pencegahan kebakaran yang diikuti 100 anggota Linmas inti selama dua hari itu.
“Karena tugas dari linmas desa bukan menjaga keamanan dan ketertiban di desa saja, namun juga garda terdepan dalam menangani bencana kebakaran didesanya,” kata Sunarno, pada Jumat 5 Juli 2022.
Menurut Sunarno, tujuan diadakan pelatihan ini sebagai bekal kesiapan masyarakat dalam antisipasi dan menanggulangi kebakaran. Dengan keterampilan yang diberikan ini, diharapkan Anggota Linmas berperan aktif apabila terjadi kebakaran dilingkungannya.
“Pelatihan ini selain mempererat kekompakan juga membekali Linmas agar lebih cekatan dalam menangani bencana,” ujarnya.
Adapun pelatihan yang diberikan pada peserta tidak hanya secara teori namun peserta juga melakukan praktek langsung mulai dari baris berbaris, pelatihan penanganan kebakaran tabung gas dan penggunaan oksigen pemadam api.
“Jadi, kali ini kami berikan pelatihan penanganan bahaya kebakaran skala kecil seperti kebakaran tabung gas ini yang sering terjadi, mudah mudahan dengan pelatihan ini nantinya linmas desa juga dapat memberikan pemahaman kepada warga di lingkungan desanya,” imbuh Kabid Damkar Satpol PP, Dono Rumekso.
Menurut Dono, sejak materi awal yakni pelatihan dasar, semua peserta sangat antusias mengikuti komando, termasuk saat diberikan pelatihan cara mengatasi bahaya kebakaran skala kecil seperti halnya penanganan api pada selang tabung gas, hingga penggunaan oksigen pemadam api untuk meminimalisir bencana kebakaran. (*)
100 Linmas Inti Latihan Jadi Pemadam kebakaran
