BPJS Kesehatan Juga Berikan Layanan di MPP Klaten

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berharap pelayanan publik semakin transparan dan terbuka sehingga masyarakat dapat memanfaatkan. (doc.bpjs/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-KLATEN- BPJS Kesehatan senantiasa berupaya untuk terus meningkatkan akses dan kualitas pelayanan dengan berbagai bentuk kepada peserta JKN-KIS. Di tahun 2022, BPJS Kesehatan Boyolali bersama dengan Pemerintah Kabupaten Klaten menunjukkan komitmen yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan Dinas Penanaman Modal dan PelayananTerpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Klaten dengan menyuguhkan 25 instansi yang bekerjasama dan 140 jenis pelayanan terkait termasuk BPJS Kesehatan.
Bupati Klaten, Sri Mulyani dalam sambutannya menyampaikan bahwa Mall Pelayanan Publik (MPP) akan memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan dan kenyamanan pada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.
“Suatu kebanggaan bapak Gubernur Jawa Tengah berkenan rawuh diacara Soft Launching MPP Kabupaten Klaten, Kantor MPP ini berada di sebelah kanan taman kuliner yang nanti Insyallah akan dibuka 24 jam, selanjutnya yang didepan adalah Gedung Dharmawanita. MPP inisengaja kami tempatkan disini agar nanti ke depan para pelaku usaha di Kabupaten Klaten cukup dikenal kepada seluruh masyarakat yang memanfaatkan berbagai pelayanan dan perizinan di Kabupaten Klaten,” Ungkap Mulyani. Selasa 22 November 2022.
Ia juga menyampaikan rasa syukurnya karena yang kita harapkan pembangunan MPP ini telah dibuka, agar selanjutnya dapat dimaksimalkan bersama oleh instansi yang ada didalamnya dan masyarakat turut merasakan kemudahannya. Mulyani juga meminta kepada kepala DPMPTSP untuk memaksimalkan SDM nya agar mempromosikan kepada masyarakat agar mengetahui trobosan pelayanan yang berada di MPP Kabupaten Klaten,
Pembangunan MPP ini telah dilaksanakan sejak tahun 2021 dengan anggaran Rp 7 Milyar tahap pertama dan tahap kedua 2022 menghabiskan Rp2,8 Milyar. Untuk pembangunan taman kuliner sebelah MPP akan selesai ditahun 2023 yang kemudian akan dipergunakan pelaku usaha muda Kabupaten Klaten. Harapan masyakarat Kabupaten Klaten ini menjadi sebuah eskalasi atas pelayanan prima diseluruh instansi penyelenggaraan pelayanan publik di Kabupaten Klaten. Sejalan dengan amanah Permen PAN-RB nomor 23 tahun 2017 MPP diselenggarakan oleh OPD yang membidangi yaitu pelayanan modal dan pelayanan terpadu sehingga DPMTSP ditunjuk menjadi pilot project penyelenggaraan MPP.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyambut baik acara Soft Launching MPP diacara tersebut. Ia mengajak instansi-instansi untuk berlomba dan berkompetisi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“MPP adalah bagian dari komitmen, terimakasih kepada instansi semua yang sudah melaksanakan tandatangan untuk berkomitmen memberikan pelayanan. Jika ada satu orang yang komplen kita layani jadi jika bayangan saya ada satu komplen itu representasi komplen banyak orang. Satu komplen kita layani system kita perbaiki, yang seperti ini akan menyenangkan masyarakat, Harapannya ke depan adalah SDM semakin berkembang untuk menambahkan teknologi, jadi masyarakat dapat mengakses berbagai pelayanan hanya dengan satu gengaman tangan,” tutur Ganjar.
Ganjar menambahkan, Klaten telah mempersembahkan salah satu improvisasi dari pelayanan yang mudah-mudahan semakin transparan dan terbuka sehingga masyarakat dapat memanfaatkan. Mudah-mudahan ini bagian dari pembangkit ekonomi yang nanti rakyat akan merasakan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Boyolali, Maya Susanti sangat mengapresiasi atas hadirnya kantor MPP tersebut untuk memudahkan masyarakat mengakses segala bentuk pelayanan yang diharapkan telah dapat tersedia disatu tempat.
“Dengan hadirnya MPP di Kabupaten Klaten ini merupakan wujud sinergi yang nyata dari berbagai pihak dalam memberikan pelayanan publik dan tentu akan lebih mempermudah,”pungkasnya. (ist)