FOKUS JATENG-BOYOLALI-Seorang gadis berinisial SNA (15) ditemukan tergeletak di belakang Desa Sambon, Kecamatan Banyudono, dengan kondisi terluka di bagian kepala. Gadis dibawah umur iru diduga menjadi korban penganiayaan.
Babinsa Sambon Koramil Banyudono Kodim 0724, Pelda Agus Satoto menjelaskan, pagi itu dia menerima laporan terkait penemuan korban tersebut. Dimana saat itu, disebutkan bahwa seorang warga, Joko (41) asal Desa sambon mendengar suara rintihan. Setelah didekati, ternyata ada seorang gadis tergeletak telentang di tanah dengan luka di bagian kepala. Saksi Joko lalu memberitahu warga lainnya, Parlan (43) terkait keberadaan gadis dibawah umur itu.
“Nah, Pak Parlan ini yang menelepon saya. Saat itu saya sedang menghadiri resepsi pernikahan dan saya segera datang ke lokasi temuan,” katanya, Senin 16 Januari 2023.
Setiba di TKP pukul 11.30, Babinsa Pelda Agus dibantu warga sekitar segera mengevakuasi korban. Pada kesempatan itu Babinsa sempat bertanya kepada korban tentang identitas korban. Diketahui korban merupakan warga Desa Sambon, Kecamatan Banyudono. Mengetahui hal tersebut, Pelda Agus pun langsung menghubungi pihak keluarga. Selanjutnya, bersama warga dan saksi, korban dibawa ke RS PKU Kartasura.
“Akhirnya korban kemudian dirujuk ke RS UNS. Kejadian ini juga sudah disampaikan ke Polsek Banyudono guna penyelidikan lebih lanjut,” katanya.
Terpisah, Kapolsek Banyudono AKP M Lukman Effendi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya juga mengakui bahwa korban sudah dibawa ke RS UNS Surakarta guna perawatan lebih lanjut. Sedangkan kasus itu kini ditangani Polres Boyolali. (*)
Aksi Babinsa Banyudono Selamatkan Korban Penganiayaan

Babinsa Pelda Agus bersama warga sekitar mengevakuasi gadis dibawah umur yang diduga korban penganiayaan (doc.kodim/Fokusjateng.com)