Babinsa Pantau Ketersediaan Pupuk dan Obat Hama

Babinsa Koramil 10 Sambi Kodim 0724 Boyolali Serka Purgiyanto melaksanakan pemantauan ketersediaan pupuk dan obat-obatan pertanian di Dukuh Winong Desa Canden (doc.kodim/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI – Babinsa Koramil 10 Sambi Kodim 0724 Boyolali Serka Purgiyanto melaksanakan pemantauan ketersediaan pupuk dan obat-obatan pertanian di Dukuh Winong Desa Canden, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali. Rabu 01 Pebruari 2023.
Serka Purgiyanto menyambangi beberapa toko pupuk hingga pengecer di wilayah setempat. Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya kelangkaan pupuk bersubsidi di wilayah. Selain itu, sasaran pengecekan tersebut terutama pada ketersediaan pupuk bersubsidi sesuai jatah masing-masing desa yang menjadi tanggungjawabnya.
“Harapannya tidak ada yang diselewengkan oleh pihak tertentu dan dijual kepada desa lain atau pihak yang tidak berhak menerima bantuan pupuk bersubsidi tersebut,” kata Serka Purgiyanto.
Kegiatan Babinsa ini, lanjut Serka Purgiyanto juga bagian dari pengawalan dan pendampingan upaya khusus program ketahanan pangan nasional. Hal tersebut dilakukan dengan pengecekan distribusinya melalui kios-kios yang ada di desa binaan masing-masing.
Serka Purgiyanto menambahkan, untuk stok pupuk di wilayah binaannya saat ini masih mencukupi untuk kebutuhan petani.
“Kami terus tingkatkan pengawasan terhadap penyaluran pupuk subsidi untuk mencegah kekurangan stok. Sekaligus kami ingin memastikan penyaluran pupuk betul-betul sampai ke petani,” tambahnya.
Di tempat terpisah Danramil 13 Nogosari Kapten Inf Warisno saat dikonfirmasi membenarkan adanya kegiatan anggotanya tersebut. Hal ini tentunya dalam rangka mengamankan kebutuhan petani terhadap kebutuhan pupuk sehingga mereka tidak mengalami kendala dan kesulitan saat membutuhkan.
“Kita berdayakan anggota terutama Babinsa untuk memantau penyaluran pupuk bersubsidi. Tujuannya adalah untuk mencegah penyelewengan pendistribusian pupuk tersebut,” kata Danramil.
Danramil juga meminta agar Babinsa tetap berperan aktif pada program pendampingan pertanian, koordinasi dengan semua pihak terkait, apabila terdapat kendala pada pertanian diwilayahnya, misalnya kesulitan pupuk, serangan hama dan lain-lain sehingga produktifitas pertanian jangan sampai terganggu. (ist)