FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Orang nomer satu di jajaran pemerintahan Kabupaten Karanganyar sangat mengapresiasi para Kader Nahdhatul Ulama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bahkan menurutnya dunia ini akan kacau bila tak ada ormas NU. Bupati Karanganyar Juliyatmono juga berharap agar semua masyarakat yang tergabung dalam organisasi masyarakat Nahdlatul Ulama (NU) untuk tidak mudah bercerai berai lantaran adanya perbedaan dalam pandangan politik.
“Saya minta rasa kebhinekaan ini terus kita jaga dengan pendekatan budaya , secara kultural mayoritas masyarakat melakukan pendekatan pengamalannya melalui ahluh sunnah waljamaah. Nilai dari ajaran islam saat ini berkambang melalui pendekatan – pendekatan ahli sunah waljamaah. Menghadirkan rasa aman tentram damai, karena peran seluruh kader NU di karanganyar sangat berperan dalam hubungan toleransi dalam membangun peradaban kehidupan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini. Bahkan saya meyakini dunia ini akan kacau bila tidak ada NU,” terang Bupati.
Bupati mengungkapkan tema besar dari NU yakni untuk merawat jagat dan membangun peradaban, tidak hanya untuk NKRI saja. Melainkan tema besar tersebut juga ditujukan untuk merawat dan membangun peradaban dunia. Karena simbol NU menunjukan pentingnya dalam menjaga dunia.
“Pemerintah mengucapkan terima kasih kepada kader NU khususnya yang di Karanganyar karena pedan aktif semua kader bisa memberikan kesejukan dalam kemajuan masyarakat di Karanganyar, dan mudah – mudahan kebersamaan, serta peran aktif semua kader memberikan kesejahteraan bagi Karanganyar,” tegasnya.
Disisi lain, Ketua Tanfidziah NU Kabupaten Karanganyar M. Zainuril, saat berbincang dengan wartawan disela -sela kegiatan 1 abad NU, yang digelar di stadion 45 Kabupaten Karanganyar, Minggu (19/3) mengungkapkan, dalam memasuki tahun politik saat ini, pihaknya memberikan hak kebebasan dalam memilih atau menentukan pilihan partai politik.
“Kami tidak akan menghalang – halangi kader dalam menentukan sikap politiknya, monggo dan silahkan saja karena NU bukan merupakan partai politik, yang jelas aspirasi dari NU bisa untuk memajukan masyarakat melalui partai politik itu, karena NU tetap memegang apa yang dilakukan oleh pendiri NU, yakni terkait dengan kesatuan umat. Sebab ukhuwah islamiyah merupakan perwujudan kuatnya suatu iman,” singkatnya.
Dalam resepsi perayaan 1 Abad Hari Lahir Nahdlatul Ulama juga dihadiri Kyai Muwafiq atau Gus Muwafiq, salah satu ulama Nahdlatul Ulama’ (NU). Gus Muwafiq ini sempat menjabat sebagai asisten pribadi KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Dalam tausiyah, Gus Muwafiq mengatakan NU merupakan organisasi sosial kemasyarakatan. Saat ini kiprah NU sangat luar biasa.
Untuk itu Gus Muwafiq mengajak pada semua kaum Nahdiyin untuk menjaga dan merawat persaudaraan.
Kegiatan ini dihadiri Forkopimda Kabupaten Karanganyar, anggota DPR RI dari PKB Luluk Nur Hamidah, juga anggota DPR RI dari PDIP Paryono.
Dalam kesempatan tersebut DPC PKB Karanganyar memberikan doorprize berupa 1 tiket umroh bagi mereka yang beruntung.
Sementara anggota DPR RI dari PKB Luluk Nur Hamidah memberikan bantuan 1 unit mobil ambulance untuk PC NU Karanganyar sebagai mobil untuk layanan umat. (GB/BRE)