FOKUS JATENG-BOYOLALI– Meningkat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) Pertalite dan Pertamax di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tanduk, Ampel, Boyolali. peningkatan terjadi seiring meningkatnya pemudik lokal.
“Saat arus mudik kemarin justru biasa saja, kan pemudik lebih banyak lewat tol. Baru, setelah shalat Ied mulai ramai. Konsumennya kebanyakan pemudik lokal yang sedang bersilaturahmi,” kata Pengelola SPBU Tanduk Boyolali, Harnowo di kantor SPBU Tanduk Boyolali, pada Minggu 23 April 2023.
Dijelaskan, konsumsi Pertalite sebelumnya sekitar 16 KL (Kiloliter), akan tetapi pada Sabtu 22 April mencapai 18 KL.
” Untuk konsumsi Pertamax juga naik dari 1.000 liter menjadi 2.000 liter pada Sabtu kemarin,” ujarnya.
Harnowo menambahkan hari ini (Minggu) pihaknya menyiapkan persediaan 22 KL Pertalite dan 20 KL Pertamax. Kemudian untuk besok Senin 24 April SPBU Tanduk meminta pengiriman 24 KL Pertalite dan 8 KL Pertamax.
“Prediksi kami keramaian akan terus terjadi hingga H+7 Lebaran, karena pemudik lokal terus meningkat.”
Di sisi lain, untuk mempermudah mendapatkan BBM bersubsidi, pihaknya memberikan fasilitas pembuatan PIN Barcode Pertamina secara gratis.
“Faktanya banyak pengemudi yang kesulitan membuatnya, mungkin gaptek atau tidak sempat. Jadi kami bantu untuk membuatnya,” kata Harnowo.
Syarat yang dibawa cukup STNK, KTP asli, foto mobil terlihat pelat nomor, dua ban depan dan satu ban belakang serta email aktif.
Salah satu pengemudi Antok warga Boyolali mengaku cukup terbantu, karena selama ini dia selalu kesulitan saat mendownload aplikasi QR Code My Pertamina.
“Saya sudah mendownload aplikasi My Pertamina, tapi selalu gagal. Di SPBU ini malah cepat 10 menit beres,” ujarnya. (**)
Meningkat Konsumsi BBM, SPBU Tanduk Ampel Fasilitasi Pembuatan QR Code My Pertamina
