Kader Partai Terbaik Didaftarkan Jadi Bacaleg Wonogiri

Sejumlah partai politik peserta Pemilu 2024 mulai mendaftarkan kader terbaiknya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonogiri (doc/Fokusjateng.com)

FOKUSJATENG-WONOGIRI-Sejumlah partai politik peserta Pemilu 2024 mulai berbondong-bondong datang ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonogiri guna mendaftarkan para kadernya untuk menjadi bakal calon legislatif.
‘’Jumat 12 Mei hari ini rencananya yang akan mendaftarkan Bacalegnya PAN dan Partai Demokrat. Sedangkan yang sudah terlebih dahulu mendaftar pada hari Kamis 11 Mei, ada PKS, Nasdem dan PDIP,’’ papar Toto Sihsetyo Adi Ketua KPU Wonogiri.
Suasana pendaftaran kemarin, berlangsung cukup aman, rombongan dari PDIP disambut hujan lumayan deras. Sehingga yang rencananya diiring pertunjukan kesenian akhirnya dibatalkan. Rombongan datang mengendarai mobil. ‘’Ini yang datang ke KPU, semua Bacaleg sebanyak 50 orang, diantar semua ketua PAC PDIP dan pengurus DPC PDIP Wonogiri,’’ kata Joko Sutopo Ketua DPC PDIP Wonogiri
Setelah berkas diserahkan, tim sekretariat KPU melakukan pengecekan dan semua berkas dinyatakan komplit. Hal tersebut membuat lega para Bacaleg yang ikut datang ke KPU.
Joko Sutopo menegaskan bahwa 50 Bacaleg yang didaftarkan ke KPU merupakan kader terbaik, sehingga diharapkan nanti dapat meraih jumlah kursi terbanyak seperti yang terjadi pada Pemilu 2019, dari 50 kursi yang ada PDIP memperoleh 28 kursi.
Sedangkan Anis Ardianto Sekretaris DPD PKS Wonogiri menjelaskan bahwa pihaknya serombongan sengaja datang mengendarai delapan angkuta. ‘’Delapan kita sesuaikan dengan nomor urut partai, dan angkuta memiliki filosofi angkutan rakyat seperti partai kita,’’ jelas Anis.
Selain itu, lanjutnya, angkuta merupakan sarana transportasi untuk mencapai tujuan, juga tempat untuk berkomunikasi antar sesama.
Ditanya perihal Bacaleg, Anis menuturkasn bahwa partainya mendaftarkan 50 orang sesuai jumlah kursi DPRD Wonogiri. Dari jumlah itu, untuk perempuannya ada 19 orang. ‘’Walau ada 50 orang yang mendfarkan, target kami cukup delapan kursi saja,’’ pungkasnya. (tl)