FOKUS JATENG-BOYOLALI-Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri melaksanakan olah tempat kejadian perkara di rumah terduga teroris S di Dukuh Sanggrahan, Desa Trayu, Kecamatan Banyudono, Jumat 4 Agustus 2023. Penggeledahan juga melibatkan jajaran Inafis Polres Boyolali. Adapun terduga teroris S telah diamankan Densus 88 Antiteror Mabes Polri pada Jumat 28 Juli 2023 lalu.
Tim sampai di rumah terduga S pukul 09.14 dan langsung masuk ke rumah terduga kasus bom bunuh diri Polsek Astana Anyar, Bandung. Untuk memperlancar penggeledahan, tim juga memasang police line di depan rumah terduga S. Kegiatan tersebut mendapat penjagaan ketat petugas bersenjata lengkap.
Tim membawa sebuah koper warna oranye. Koper dikeluarkan dari dalam mobil kemudian dibawa masuk ke rumah terduga S. Terlihat sejumlah anggota tim masuk ke rumah berdinding bambu berukuran sekitar 5 X 8 meter tersebut. Pada pukul 09.41, tim mengeluarkan sejumlah benda hasil penggeledahan. Antara lain, sebuah Honda Beat Nopol AD-5267-AED. Namun, plat nomor hanya di bagian belakang saja.
Kemudian tim juga mengamankan sejumlah benda lainnya. Antara lain, sebuah panci, kaleng bekas cat dan helm. Benda- benda tersebut lalu dimasukkan ke dalam kantung plastik dan dimasukkan ke dalam bagasi mobil penyidik warna putih.
Setelah itu, tim melakukan penggeledahan di tempat pembuangan sampah di bawah rumpun bambu, tak jauh dari rumah tersangka. Usai penggeledahan, tim bergerak cepat meninggalkan lokasi tersebut.
Menurut Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, tim Densus 88 telah mengamankan barang- barang milik S yang diduga ada kaitan dengan tindak pidana terorisme. Kegiatan penggeledahan dan penyitaan sejumlah barang tersebut juga disakasikan seorang Kadus setempat.
“Alat bukti ini ada kaitan dengan tindak pidana terorisme peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Polresta Bandung, Jabar beberapa waktu lalu,” katanya.
Sementara itu, Kadus 2 Desa Trayu, Kecamatan Banyudono, Slamet Maryadi mengatakan bahwa terduga S orangnya tertutup dan jarang bergaul dengan warga. Di rumah itu, S tinggal bersama dengan istri dan dua anaknya. Sedangkan satu anaknya yang lain di pondok pesantren. Dia mengakui turut diminta menyaksikan kegiatan Densus 88 Anti Teror. Hasilnya, sejumlah benda diamankan dari kediaman tersangka.
“Tadi ada panci presto, barang elektronik, kaleng cat dan benda lainnya.”
Terpisah, Kapolres Boyolali AKBP Petrus Parningotan Silalahi mengatakan, Polres Boyolali memberikan pengamanan dalam olah TKP di rumah terduga teroris S.
“Kegiatan hari ini kita memberikan pengamanan terkait dengan kegiatan yang dilakukan oleh Densus 88 untuk melakukan pengolahan dari TKP. Intinya Polres Boyolali akan siap mendukung dan memberikan dukungan penuh pengamanan terhadap kegiatan yang dilakukan Densus 88” kata Kapolres. (**)
Tim Densus 88 Antiteror Olah TKP di Rumah Terduga Teroris di Boyolali

Tim Densus 88 Mabes Polri melakukan penggeledahan di rumah S, tersangka teroris di Dukuh Sanggrahan, Desa Trayu, Kecamatan Banyudono, Boyolali. (yull/Fokusjateng.com)