FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Gelaran Pembukaan Musyawarah daerah dan Musyawarah Aisiyah Muhamadiyah di alun-alun Karanganyar, Sabtu (5/8) berlangsung meriah dan penuh evaluasi yang membangun.
Gelaran pembukaan musda Muhamadiyah Karanganyar ke 48 itu dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Atraksi seni tradisi menjadi petanda dibukany event tersebut.
Puluhan ribu warga Muhamadiyah yang turut dalam pembukaan musda juga nampak antusias menikmati setiap penampilan para kader muda Muhamadiyah.
Nampak hadir dalam pembukaan musda, Sekretaris PDM Karanganyar Sarilan M Ali, Bendahara Pengurus Wilayah Muhamadiyah (PWM) Jawa Tengah, Profesor Sofyan Anif, Anggota Komisi VIII DPR RI Paryono, Bupati Karanganyar Juliyatmono, dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Karanganyar.
Pembukaan Musda Muhamadiyah ditutup dengan pemukulan gong oleh Bendahara Pengurus Wilayah Muhamadiyah (PWM) Jawa Tengah, Profesor Sofyan Anif sebagai tanda simbolis dibukanya Musda Muhamadiyah Karanganyar ke 48.
Bendahara Pengurus Wilayah Muhamadiyah (PWM) Jawa Tengah, Profesor Sofyan Anif mengatakan, pelaksanaan Musda di kabupaten Karanganyar ini adalah musda terakhir yang dilaksanakan di wilayah Jawa Tengah.
“Ini Musda terakhir, tapi ini acara paling meriah dibanding daerah lain,” kata Prof Sofyan kepada wartawan usai membuka Musda.
Prof Sofyan mengatakan, hasil dari penyelenggaraan Musda nanti diharapkan bisa menghasilkan program kerja maupaun struktur kepemimpinan yang mendukung kebijakan dari Pimpinan Pusat Muhamadiyah.
“Program-program yang dihasilkan nanti harus juga mengacu pada risalah islam berkemajuan sesuai dengan kesepakatan pengurus pusat saat muktamar Muhamadiyah,” ungkap Prof Sofyan.
Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengapresiasi sinergitas yang dijalin pengurus Muhamadiyah dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar.
“Banyak bentuk dukungan Muhamadiyah yang sudah membantu memajukan Karanganyar, terbukti dari sisi amal usaha yang terus berkembang,” terangnya.
Adapun dalam Musda Muhamadiyah ke 48 yang digelar selama 2 hari, mulai 5-6 Agustus 2023, terdapat 3 agenda besar yakni Pelaporan pertanggungjawaban, Menyusun program kerja 5 tahun kedepan, dan pemilihan pimpinan baru.
Terdapat 28 kandidat Pengurus Daerah Muhamadiyah, dan 27 Kandidat Pengurus Asiyah Muhamadiyah masa bakti 2023-2028 yang akan dipilih dalam Musda Muhamadiyah ke 48. ( ar/bre)