FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Kontestasi Pesta demokrasi sudah di depan mata , Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah (PWM ) menghimbau bagi kader-kader potensialnya untuk berpartisipasi netral aktif melalui jalur partai politik. Hal ini disampaikan saat Melantik Pengurus Daerah Muhammadiyah Karanganyar di pendopo Rumdin Bupati Karanganyar , Jum’at Malam ( 15/9).
Secara kelembagaan Muhammadiyah tidak berpolitik praktis namun harus berposisi netral aktif, tidak terafiliasi dengan partai politik manapun. Tetap netral pelaksanaan pesta demokrasi yang akan digelar tahun 2024 mendatang.
Ketua PWM Jawa Tengah Muh Tafsir menghimbau dan menegaskan saat memberikan wejangan Pengukuhan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Karanganyar periode Muktamar ke- 48 .
“Muhamadiyah secara kelembagaan kita politik kebangsaan, politik universal, politik kemanusiaan bukan politik partisan,” tegasnya .
Semua kader Muhammadiyah yang berpotensi dan mempunyai peluang, dan memiliki mental politisi, akan terus didorong. Baik untuk menjadi anggota dewan, bupati, gubernur, juga presiden jika perlu.
Muhammadiyah terbuka untuk semua partai. Karena pilihannya bukan berbasis partai, tapi berbasis kader. Apapun partainya, jika itu merupakan kader Muhammadiyah harus didukung.
“Jadi apapun partainya, jika dia kader Muhammadiyah ya kita dorong dan dukung. Ini yang kita maksud sebagai netral aktif, lembaganya netral tapi warganya harus aktif memilih maupun dipilih,” tandasnya ( dt/bre)