Ratusan Siswa SD di Nepen, Teras Ikuti Class Meeting Imaji Sociopreneur

Suasana Class Meeting antar sekolah di Desa Nepen, Kecamatan Teras, Boyolali (doc/Fokusjateng.com)

Fokus Jateng- BOYOLALI – Salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat Imaji Sociopreneur dari Jember, Jawa Timur menggelar kegiatan Class Meeting antar sekolah di Desa Nepen, Kecamatan Teras, Boyolali mulai Senin-Kamis (11-14 Desember 2023). Perusahaan swasta untuk pemberdayaan masyarakat yang secara khusus mengajak orang tua untuk tidak mempekerjakan anak anak usia sekolah dalam pekerjaan di lingkungan pabrik tembakau ini mengusung tema “stop pekerja anak, tumbuhkan jiwa sportifitas dalam meraih prestasi”.
Kegiatan yang baru pertama kali digelar oleh Imaji Sociopreneur di Kabupaten Boyolali ini di pusatkan di Desa Nepen, Kecamatan Teras, Boyolali sejak awal pekan lalu. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk class meeting ini diikuti ratusan siswa dari dua sekolah yaitu SDN 1 Nepen dan SDN 2 Nepen.
Kegiatan class meeting tersebut meliputi berbagai lomba di bidang olahraga, seperti lomba voly antar bapak ibu guru SDN 1 Nepen dan SDN 2 Nepen, lomba sepak bola antar sekolah, lomba tarik tambang, lomba kasti, lomba cerdas cermat rangking 1 hingga lomba kebersihan kelas di masing-masing sekolah.
Menurut Direktur Imaji Sociopreneur, Muhammad Mustanul Husni, Mengatakan. “kami dari imaji sociopreneur dalam hal ini memiliki program bernama LP village yang bertujuan untuk memberikan standar operasional prosedur di dunia tembakau terutama, dimana kami mengajak untuk tidak boleh adanya pekerja anak di sektor tembakau terutama anak anak dibawah usia 18 tahun, dan kami bekerjasama dengan lingkungan pendidikan seperti sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah untuk menginformasikan pada wali murid, guru dan anak anak tentang bahaya pekerja anak baik dari segi hukum maupun segi kesehatan untuk anak anak, kegiatan kami diantaranya pengembangan minat bakat di sekolah sekolah terutama vitur literasi, seni dan juga budaya.
Selain itu program kami dalam agriculture diantaranya dalam pembuatan green house di sekolah SDN 1 Nepen dengan tujuan mengajak anak anak untuk dilatih dan edukasi di dalam dunia pertanian sejak dini, Harapannya pada anak anak yang memiliki orang tua sebagai petani tetap bersemangat menjadi petani, karena petani merupakan salah satu sumber ketahanan pangan negara sehingga generasi kedepan harus tetap terjaga dan tetap menjadi petani modern, meski saat tahun ini baru pilot project, namun tahun depan rencana kami akan mengembangkan kerjasama dengan berbagai pihak di Boyolali, baik di bidang pendidikan maupun dibidang lainnya, Nah untuk tahun ini salah satu perlombaan dalam kegiatan ini kami kemas dengan class meeting antar dua sekolah yaitu SDN 1 Nepen dan SDN 2 Nepen, Ujarnya.
Salah satu pemenang lomba cerdas cermat, Riska Ayu Wulandari (12), mengatakan, “tadi ikut lomba cerdas cermas rangking 1, pesertanya banyak sekali sekitar 80 orang antar dua sekolah, tadi para peserta hanya mengangkat tangan kanan dengan bendera kuning untuk yang benar dan tangan kiri bendera merah untuk yang salah, dan panitia hanya membacakan soalnya saja kami menjawab, perasaan saya senenag banget karena bisa juara 1, meskipun tadi sempat deg degan juga, Ujar siswi Kelas VI tersebut.
Sementara itu salah satu Guru SDN 2 Nepen yang membimbing anak anak dalam mengikuti lomba, Eksani, mengatakan, “saya sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh Imaji Sociopreneur tersebut, selama sepekan dalam jeda semester ini kami membina anak anak dalam mengikuti lomba yang digelar, ternyata anak anak sangat senang sekali, sangat antusias dalam perlombaan demi perlombaan seperti sepak bola, kasti, tarik tambang, kebersihan kelas, hingga bola voly yang diikuti oleh bapak ibu guru dari kedua sekolah tersebut, apalagi tadi saat menerima hadiah piala dan bingkisan dari panitia, anak anak sangat senang sekali, lelah selama sepekan ini terbayar sudah melihat anak anak juara dalam perlombaan tersebut.
Harapannya kegiatan seperti ini nantinya bisa diperluas dengan berbagai sekolah di Kecamatan Teras, tentunya dengan persiapan yang matang dan kerjasama yang berkelanjutan dengan sekolah sekolah yang ada di Kecamatan Teras, Ujar GPAI SDN 2 Nepen tersebut. (sani/ ist).