Keluarga Korban Penganiayaan Oknum TNI di Boyolali Kembalikan Bingkisan

Fokus Jateng-BOYOLALI-Perwakilan korban penganiayaan yang dilakukan oknum anggota TNI, mengembalikan bingkisan ke Markas Kompi B Raider 408/Sbh, Boyolali, pada Minggu 31 Desember 2023 siang.
Diketahui sebanyak 6 relawan Ganjar Mahfud itu dianiaya di depan Asrama Kompi Senapan B Yonif 408/Sbh pada Sabtu 30 Desember sekitar pukul 11.19 WIB.
Mereka dianiaya saat perjalanan pulang dari acara yang dihadiri Calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo di Boyolali.
Akibat penganiayaan itu, 4 korban menjalani rawat jalan , sedangkan 2 korban lainnya masih menjalani perawatan secara intensif di RSU Pandanaran Boyolali.
Dwiratno (49) salah satu perwakilan keluarga mengatakan kondisi dua korban yakni Arif (18) dan Handono (18) asal Desa Genting, Kecamatan Cepogo itu sudah mulai membaik. Sebelumnya, kedua ponakannya itu mengalami luka lebam yang cukup parah. Luka paling banyak terjadi di bagian kepala.
” Kondisinya sadar. Tapi matanya masih sulit dibuka,” katanya.
Dia menjelaskan, malam usai kejadian, ada perwakilan anggota TNI menjenguk keduanya di RSUD Pandan Arang Boyolali. Anggota TNI Kompi B Raider 408/Sbh, Boyolali juga membawa bingkisan dan menawarkan biaya perawatan bagi para korban.
Hanya saja, keluarga korban terpaksa mengembalikan bingkisan itu. Perwakilan keluarga mengembalikan bungkusan plastik warna merah itu ke Markas Kompi B Raider 408/Sbh, Boyolali. Selain, itu pihak keluarga korban juga menolak pembiayaan rumah sakit untuk pengobatan keduanya.
” Dari keluarga terus terang tidak mau menerima bingkisan dan pembiayaan rumah sakit. Kami dari pihak keluarga inginnya pelaku di proses hukum sampai tuntas.” (**)