FOKUS JATENG – KLATEN – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Klaten mengusulkan pembangunan gedung representatif senilai Rp10 miliar kepada pemkab setempat. Pasalnya, gedung lama kondisinya kurang memadai dan tertinggal dengan kabupaten lain (Sukoharjo) yang telah berhasil membangun gedung senilai Rp 8 miliar.
Hal itu dikatakan Ketua PGRI Klaten Sunardi pada acara halal bihalal keluarga besar PGRI se- Solo Raya, di gedung pertemuan Wongso Menggolo Ngaran Ceper, Klaten, Rabu 5 Juli 2017. Menanggapi usulan tersebut, Plt Bupati Klaten Sri Mulyani menyambut baik dan menerima usulannya.
Sedangkan pelaksanaannya menungggu anggaran tersedia. ”Yang terlebih dahulu harus dibicarakan dengan anggota DPRD setempat dalam megupayakan ketersediaan anggarannya,” katanya.
Dikatakan, momen Syawal ini dijadikan sebagai peningkatan semangat kepedulian dan kinerja untuk membangun negeri sesuai kemampuan masing-masing. ”Maka anggota PGRI diharapkan dapat menyatukan langkah untuk menciptakan penyelenggaran pendidikan di Klaten, khususnya dan Indonesia pada umumnya yang lebih bermutu dan terjangkau oleh masyarakat,” harap dia. (jko)