350 Mahasiswa Unwidha Klaten Bakal Disebar di Tiga Kecamatan

Mahasiswa Unwidha Klaten yang akan diterjunkan dalam program KKN berlatih bikin keterampilan berbahan dasar janur Selasa 11 Juli 2017. | Joko Larsono (/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG – KLATEN – Sebanyak 350 mahasiswa Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten akan mengikuti program kuliah kerja terpadu (KKT) atau kuliah kerja nyata (KKN). Sebagai bentuk persiapan, mereka mengikuti pembekalan di aula kampus setempat sejak Senin 10 Juli hingga 13 Juli 2017.



Imam Santoso, ketua pelaksana KKN yang juga dosen Manajemen Ekonomi Unwidha Klaten mengatakan, sebelum terjun ke lapangan, peserta KKN perlu adanya pembekalan. Sehingga mereka tidak canggung lagi di tengah-tengah masyarakat. Nantinya mereka akan disebar ke tiga wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Kemalang, Manisrenggo, dan Karangnongko, Kabupaten Klaten.

”Melalui pembekalan diharapkan mampu memberikan wawasan dan pengetahuan secara teoritis terhadap para peserta KKN,” ujarnya saat ditemui fokusjateng.com di sela acara pembekalan terhadap peserta KKN di kampus Unwidha Klaten, Selasa 11 Juli 2017.

Sebelum terjun ke lapangan, mereka juga dibekali keterampilan. Seperti membuat ketupat, kembar mayang dan keris pedang yang terbuat dari janur dari pohon kelapa. Mereka nantinya disebar ditiga kecamatan tersebut selama satu bulan.

”Peserta KKN itu mengajukan ke Bapermas (badan perberdayaan masyarakat dan desa) kemudian dari Bapermas memberikan lokasi. Kebetulan yang dipilih Bapermas sendiri di wilayah tiga kecamatan lereng Merapi,” kata Imam.

Dia berharap, para peserta KKN mampu memberikan manfaat bagi masyarakat ditempat mereka KKN dan mahasiswa tersebut juga harus bisa memberikan keterampilan terhadap warga.

“Harus mampu menyumbangkan pemikirannya serta keterampilannya yang dimilikinya,” ujar dia.

Sementara itu, Afip Amrizal Basri, salah satu peserta KKN mengaku senang mendapat pembekalan KKN dari dosen. Ia bersama 26 teman mahasiswa lainnya (kelompok)ditempatkan di Desa Sapen, Kecamatan Manisrenggo.

”Yang paling utama dalam KKN nanti memberikan motivasi kepada masyarakat desa. Dan juga memberikan keterampilan yang dimiliki teman teman mahasiswa lainya,” tandasnya. (jko)