
Ratusan anggota PPDI di Klaten akan tagih janji Presiden Joko Widodo ke Jakarta. | Joko Larsono
FOKUS JATENG – KLATEN – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di Kabupaten Klaten dalam waktu dekat rencananya akan menagih janji Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke DKI Jakarta.
“Kita harus menagih janji Presiden dengan program nawa cita terkait janjinya perangkat desa akan menjadi pegawai negeri sipil (PNS) secara bertahap. Kenyataannya sampai saat ini belum ada titik terang. Yang jelas kita harus silaturahmi Jakarta bahasanya, bukan demo,” kata Ketua PPDI Pusat Mujito saat menyampaikan di halal bihalal kepada ratusan anggota PPDI di gedung Sunan Pandanaran Klaten,Kamis 14 Juli 2017.
Baca juga: Mogok Jalan, 600-an Sopir Taksi Ikut Demo
Lanjut Mujito, siap tidak setiap kecamatan mengeluarkan satu bus untuk ke Jakarta, kalau siap harus ada rakernas (rapat kerja nasional) membahas tenang itu. “Ayo kalau sanggup kita demo ke Jakarta nagih janji,” katanya.
Sementara, Plt Bupati Klaten Sri Mulyani, mengatakan pengelolaan dana desa harus digunakan untuk kesejahteraan masyarakat dengan sama sama membangun kemajuan Klaten. Lanjut dia, perlu ada konsekuensi pengunaan dana desa, desa harus membuat laporan anggaran.
“Akan saya kurangi dana aspirasi pada anggaran perubahan pada 2018 apabila tidak konsekuensi dengan anggaran dana desa.Makanya saya setuju dengan Pak Gubernur terkait setiap desa harus memasang banner yang isinya laporan penggunaan dana desa,”tandasnya.(jko).